Lapas Kelas IIA Tembilahan melaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terhadap 13 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari pemenuhan hak integrasi serta penegakan disiplin, Jumat, 5 Desember 2025. Sidang digelar di ruang Aula DR. Sahardjo Lapas Tembilahan dengan dihadiri Ketua dan anggota TPP. Kegiatan ini merupakan mekanisme rutin yang wajib dilaksanakan untuk memastikan pembinaan berjalan sesuai ketentuan Pemasyarakatan.
Dari total 13 WBP tersebut, enam orang menjalani sidang terkait pelanggaran tata tertib sehingga dilakukan pemeriksaan untuk penjatuhan hukuman disiplin. Berdasarkan hasil pembahasan, hukuman disiplin yang dapat dijatuhkan meliputi penempatan dalam tutupan sunyi selama enam hari serta pencatatan ke dalam golongan register F. Status register F merupakan kategori yang diberikan kepada WBP yang melanggar, sehingga berdampak pada tidak diberikannya hak integrasi seperti remisi dan program lainnya selama periode tertentu sesuai regulasi.
Sementara itu, tujuh WBP lainnya menjalani sidang dalam rangka penilaian dan pengamatan sebagai calon tamping kebersihan dan kegiatan kerja. Penunjukan tamping dilakukan berdasarkan evaluasi sikap, kelakuan, serta partisipasi WBP dalam kegiatan pembinaan harian. Melalui sidang TPP, petugas memastikan bahwa setiap WBP yang diusulkan telah memenuhi syarat dan mampu menjalankan tugas dengan baik tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kalapas Kelas IIA Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa sidang TPP merupakan instrumen penting dalam mewujudkan pembinaan yang objektif, transparan, dan akuntabel. “Sidang ini menjadi ruang evaluasi sekaligus bentuk komitmen kami untuk memastikan pembinaan berjalan sesuai aturan. Hak diberikan kepada yang berhak, dan pelanggaran tetap kami tindak sesuai ketentuan, ” ujarnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
.
.
@Kemenimipas @Agusandrianto.Id @Pemasyarakatan_Riau #Pemasyarakatan_Riau #Kemenimipas #Pemasyarakatan #Ditjenpas #Riaubedelau #Kemenimipas #Agusandrianto #Silmykarim #Ditjenpas #Mashudi #Gungungunawan #Pemasyarakatanriau #Maizar #Lapastembilahan #Satulangkahsatusemangatsatupengabdianuntukbangsa

NANDA PRAYOGA